
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Konten kreatif digital asal Bandung, Studio Kolam Susu asal kota kembang Bandung tengah mendorong daya saing Intellectual Property (IP) ke pasar global.
Tiga pendiri Kolam Susu yakni Tri Adi Pasha, Taufan Daru Gautama, dan Aghniadi, memulai sepak terjang studio secara independen di tahun 2014 setelah wisuda sarjana dari SBM ITB.
“Kami terus berupaya mendorong produktivitas penerbitan judul cerita baru IP dalam berbagai wahana dan lintas media, menjadi biro (agency) konten kreatif digital yang aktif menyediakan jasa berdasarkan khazanah cerita dan karakter yang dimiliki oleh studio,” kata Tri dalam keterangannya, Senin (18/1/2021).
Semenjak didirikan, studio ini aktif memproduksi berbagai judul cerita yang diterbitkan dalam berbagai format dan medium.
Mulai dari konser musik teatrikal, pertunjukan teater multimedia, serial komik digital, komik strip, hingga printed & crafted official merchandise.
Menginjak tahun 2016, para pendiri mengambil langkah untuk menjadikan studio independen sebagai perusahaan yang ajeg untuk menjadi pemain di industri konten kreatif.
Di akhir tahun 2016, studio ini merilis judul cerita yang sekarang ini menjadi produk unggulan yang bernama Cergaroma.
Pada awalnya, Cergaroma diterbitkan dalam format komik-strip dan melalui akun Instagram yang dikelola secara mandiri.